Aku putuskan
tidak akan ada lagi “besok” antara kamu dan aku. Orang awam pun tahu ini tak
semudah kelihatannya, menjalaninya, apalagi
secara konsisten dan kemudian menjadi lupa pada klise kelam antara kita. Aku harap
segera dapat merubah kita menjadi masing-masing. Kamu adalah kamu dan aku
adalah aku, bukan kita (lagi). Dan kembali lagi semua takkan semudah itu
layakanya mengubah pertemanan kita menjadi sepasang kekasih.
Cinta itu
keseimbangan antara lisan dan aksi. Apa yang telah dikatakan harusnya berbading
lurus dengan realitas. Kata-kata harusnya diimplementasikan pada kehidupan
nyata, bukan sebagai omong kosong, tameng disaat terdesak atau sebuah monolog
belaka. aku merasakan kasih tapi aku takkan lupa dengan logikaku lagi.