Sabtu, 26 Oktober 2013

Abi

Malam itu mataku sembab. Terisak sepanjang malam yang membuat tubuhku lelah dan terlelap begitu saja dalam balutan hangat dan lembut selimut. Asaku dapat selalu bersamamu hingga aku dapat membangun kehidupanku dan membahagiakanmu dengan semua bulir-bulir keringatku.  Setiap detik yang aku miliki, aku ingin gunakan untuk membuat guratan senyum di wajahmu.  Aku ingin kita dapat selalu bersama tersenyum, bercanda tanpa harus menahan sakit. Tolong tetaplah disini ....
#Abi #Love #Tears

Definisi teman,Teman seperti apa?

Teman? Ya hanya sebuah kata yang memang cukup singkat, ringan, lumrah dan setiap orang pasti mengetahui arti teman dengan definisi versi mereka masing-masing, tapi kebanyakan dari mereka mendefinisikannya sebagai hubungan antara sesama manusia yang di awali dari proses perkenalan dan endingnya kayak gimana.. itu semua tergantung diri kamu sendiri, bagaimana kamu memainkan peran tersebut, ya.. peran sebagai teman. Tahukah sebenarnya arti dari kata “teman” memiliki makna lebih dalam  dan tak sesimple visual yang di lihat.
Menurutmu apa definisi teman?
Teman itu.................?
hanya sebatas mengenalkah?
hanya sebatas sapa-menyapakah?
sebatas becandakah?
sebagai batu pijakan untuk hubungan yang lebih serius?
persamaan karakterkah?
sebatas menambahkan kontak di BBM ajakah?
sebatas saling kasih info “song via..” “at..”?
yang lebih alay apa sebatas nge-like dan komentar di facebook?
yang paling mainstream dan paling nggak ada matinya yakni sebatas teman sms-an buat nanya tugaskah?
sebatas hanya berperan sebagai pengisi kekosongan waktumu?
sebatas saat terjebak keadaankah?
sebatas pemanfaatan aja?
sebatas sebatas.. kontrak dalam suatu kesempatan seperti dikelas, forum atau situasi setelah selesai kemudian menghilang dan sampai ketemu besok dikesempatan yang sama *berulang-ulang*?
Begitu banyaknya klasifikasi dari teman? tapi itu berdasarkan riset dan penelitian tersembunyi, lebih tepatnya hanya kebetulan menganalisis lebih jauh orang-orang di sekitar dan terutama melihat diriku. Akan tetapi  memang realitasnya kayak gitu. Nah, kamu pasti sedang menerka-nerka kan definisi teman bagi kamuitu seperti apa? Bukan definisi teman untuk kamu deh tapi apa kamu merasa pernah atau memang saat ini adalah salah satu dari apa yang ku sebut di atas? Keep it, that’s your secret.
Ini menurutku tragis: mereka yang di katakan “teman” yang selalu bersama-sama kita dalam setiap kesempatan, menghabiskan bergulirnya waktu bersama mulai dari sekolah, ngampus, bermain, ngerjain tugas, curhat tapi kenyataannya

Hey, Sadarkah?

Hey... pernah tidak, terlintas dalam benak kalian tentang diri kalian saat ini? Bagaimana kalian mensyukurinya, bagaimana kalian memanfaatkanya dan bagaimana bagaimana cara kalian berterima kasih pada-Nya? Tentang apa yang kalian miliki, tentang semua pemberian-Nya.
Mengapa banyak di antara kita tak pernah bersyukur atas apa yang di berikan Tuhan? Padahal mereka tahu kalau Tuhan itu menciptakan kita sebagai makhluk yang paling sempurna. Tapi banyak loh dari mereka tak menyadari kesempurnaan tersebut, beralibi macam-macam, tentunya aku juga pernah kok mengalami hal tersebut,dan aku sangat menyesal.
“Tuhan tak adil, kenapa hidupku sengsara?”, “Tuhan mengapa aku tak pernah bisa dapatkan apa yang kuinginkan?”, “Tuhan, kenapa aku diciptakan berbeda?”, “Tuhan mengapa hidupku tak sebahagia hidup mereka?”, “Tuhan mengapa aku selalu sakit hati?” ,”Tuhan mengapa aku tak berguna?”, Tuhan....mengapa...mengapa?”
Itulah beberapa alibi atau alasan pribadi dari begitu banyak hamba-Nya yang tak menyadari kesempurnaan dan mensyukuri nikmat... kalau alasan kalian apa? Oh tidak, aku harap kalian adalah hamba yang selalu menyukuri nikmatnya yah. Amin
Tidak menyadari kesempurnaan, apa maksudnya?
Kesempurnaan tidak selalu diartikan dengan

Selamat Hari Raya Idul Adha

Gema takbir berkumandang dari setiap penjuru, insan-insan tak henti-henti melantunkan alunan syair terindah sepanjang masa, syair sang Pencipta. Diiringi dengan tabuhan yang menggema telinga dari "bedug". Aaaa... semua itu terasa begitu khas, lantunan takbir menghangatkan jiwa yang dingin, tabuhan itu seakan menggema dalam hati, dan bibir ini seraya berkontribusi mengikuti lantunan lafadz takbir.... Allahu akbar.. allahu akbar... laa ilaha ila allahu akbar........ 
Takbir itu tak terdengar sayup-sayup, gendang telingaku menangkap jelas lantunan itu, jelas dan menenangkan jiwaku. Malam takbir ini aku seakan terlelap dalam balutan kasih-Nya. Gema takbir itu seakan-akan bercerita dengan caranya sendiri kepada setiap insan yang mendengarnya. Saatku terjaga kembali lafadz-lafadz itu masih berkumandang dan memenuhi gendang telingaku dan digendang telingan para umat manusia diseluruh penjuru dunia.

Selamat Hari Raya Idul Adha
Selamat Hari Raya Kurban

#Latepost #IdulAdha


Jumat, 04 Oktober 2013

Melewatimu

Hiruk pikuk suasana kampus tatkala jam pergantian kelas tiba, semua orang sibuk berkutat dengan urusan dan aktivitas mereka masing-masing. Ada yang tergesa-gesa mamasuki ruang kelas, ada yang memasang wajah bosan karena harus mengantri  lama di depan pintu lift, ada yang sibuk berkeliling kampus menjajakan danus, tak jarang di setiap sudut terlihat jajaran forum-forum kecil yang super sibuk mengerjakan deadline, ada yang gelisah menunggu teman atau mungkin pacar, ada yang hanya sekedar bercengkrama dan bertukar cerita, yaa itulah setidaknya pemandangan yang sangat lumrah  dalam rotasi kehidupanku, oh ya dan tak lupa ada yang bergegas pulang karena beban hari ini telah berakhir, ya itulah aku.
Berjalan menembus dan melewati banyaknya kerumunan orang yang diiringi dengan backsound dari perpaduan suara derap langkah kaki, tawa, teriakan, percakapan dan lain sebagainya yang menciptakan harmonisasi yang khas.

Rabu, 02 Oktober 2013

Pilihan, nomor satu atau 2?

Gimana sih kalau ditempatkan jadi nomor dua, tidak diprioritaskan dan hanya cadangan?
Menurutmu enak tidak dengernya? atau bagaimana persepsi kalian?
dan bagaimana jika menempati posisi ke dua yang dibanding-bandingkan dengan yang pertama?
Apakah yang akan dilakukan?
Pilihan pertama, bertahan dan terus berusaha dengan tekad yang kuat bahwasannya ditempatkan pada nomor satu atau dua bukanlah sebuah masalah, karena yang terpenting bagaimana usaha yang dilakukan untuk menjadi yang terbaik.
Pilihan kedua, berusaha sekuat tenaga pindah dan menempati posisi pertama, namun jika gagal; langsung ke
Pilihan ketiga, pasrah dan menerima nasib begitu saja!
apa pilhanmu?

Selasa, 01 Oktober 2013

Freshman Administrasi 2012

#Freshman#Maba #2012 #UniversityofIndonesia#Outbound#MabimADM
#Freshman#2012#UI#APS#InnocentFace @vina @shasa_salma @asty_diana @garciamanda @shita