Selasa, 22 April 2014

*Sajak "Kau harus tahu"

Kau harus tahu,
langit dan bumi tidak pernah menyatu,
tapi ketika hujan, mereka bisa bersatu erat saling
bercengkerama begitu indah, atas setiap tetesnya.
Amat mesra saling menyapa.
Kau harus tahu,
lautan dan matahari tidak pernah menyatu.
tapi ketika sunset, matahari tenggelam di kaki langit sana,
maka garis horizon laut memeluk erat sang matahari.
Untuk besok berjanji kembali akan bersua
Di sini, di tempat yg sama, di waktu terjanjikan
Kau harus tahu,
bulan dan permukaan kolam jauh saja letaknya
tapi saat purnama, tataplah permukaan kolam yang tenang
maka bulan persis berada di dalam relung hatinya
Memantulkan bayangan begitu anggun
kebersamaan singkat yang begitu mempesona
Maka,apalagi kita?
Manusia yang tinggal di tanah yg sama
Kita tidak dipisahkan bagai langit dan bumi
Kisah cinta kita bisa begitu spesial
Di tangan orang2 yang bersabar dan senantiasa tahu
batasnya.
Sungguh percayalah

Repost *Tere Liye

Senin, 21 April 2014

Sepenggal Catatan Sang Pencinta

Apabila dahulu aku menyukainya seorang diri berusaha memberikan kebahagiaan meski dia tak pernah menoleh tetapi  aku bahagia dengan rasa itu, semua itu karena-Mu.
Jika kini Engkau hadiahkan dia untuk bersamaku, lebih dari kata bahagia yang terucap dari bibirku, itu adalah Anugrah-Mu.
Dan jika suatu hari nanti aku harus ikhlaskan dia tak lagi bersamaku. Aku seharusnya tetap bahagia karenanya. Dan aku yakin itu adalah rancana terbaik-Mu.
Cinta bukan bagaimana cara-cara untuk memiliki dia, cinta itu tulus.
Cinta bukan permasalahan bagaimana dia mengubah statusmu, cinta itu ikhlas memberi.
Cinta bukan bagaimana memaksakan dia untuk tetap tinggal, cinta itu tanpa syarat.
Cinta bukan kebencian saat ditinggalkan, cinta akan tetap memberikan kebahagiaan meski ditinggalkan.

Kamis, 17 April 2014

All i want

Mungkin inginku terlalu sederhana
Aku hanya ingin mendengar kamu
Mengetuk didepan pintu
Aku hanya ingin sekali lagi
Melihat wajahmu, meski hanya dari
Balik jendela
Aku cuma mau kamu
Sosok yang nyata ketika aku membuka pintu
Aku hanya ingin didepan tungku perapian
Bersama ketika dingin menerpa
Bisa saja mauku terlalu sempurna
Menjadi orang yang kau pilih
Diantara sempurnanya sosok-sosok yang ada
Menjadi orang yang kau pilih
Untuk kau ambil hatinya
Kemudian kau jaga
Menjadi makhluk yang kau mau
Untuk berbagi hidup selamanya
Menjadi orang yang kau pilih
Dan menjadi orang yang paling beruntung
Di dunia
Namjn kenyataan terlalu berbeda
Kamu mengisyaratkan selamat tinggal
Terlalu dini
Ada sedikit mati kurasakan disini
Hatiku sudah terlanjur
Kau bawa pergi,
Semuanya sebelum aku berhasil ungkapkan aku ingin dimiliki
Dan kini, semua sudah terlalu jelas
Ternyata aku hanya seorang aneh yang merindu pelangi senja
Seonggok tak sempurna yang mendamba dewi fortuna
Setitik hitam yang inginkan kilau cahaya
Sadar diri, mungkin aku harus pergi


-Dara prayoga-

Minggu, 13 April 2014

Alasan kenapa kamu harus “tidak mempermasalahkan masa lalu (gebetan/pacar).

Bagaimana aku bisa melantangkan suaraku untuk mengatakan dua kata kejujuran yang benar-benar mewakilkan perasaanku “aku cemburu!” namun jika diawal saja kamu tak beri pilihan padaku, belum sempat membuka mulutku lihatlah kamu, dengan percaya diri menggembor-gemborkan jargon yang kamu miliki, aaa.. iya aku semakin terpojok, membatin dan bergelut dengan perasaanku sendiri. Jitu! Dan kamu selalu buatku skak mat dengan kalimat andalanmu “we’re friendship, since we were in junior high school”. Dengan mengindahkan bahwa pernah ada sesuatu yang spesial diatara salah satu dari kalian.
Aku punya dua pandangan berbeda untuk kasus seperti ini.