Hey, apapa kabar kamu disana? Hatiku berkata demikian.
Angin menyampaikan padaku tentangmu dan tentang hidupku kini
Tak banyak kata yang kan terucap dari bibir mungul ini
Ternyata kamu bahagia,
Aku masih melukis, dan akan terus melukis
Dilembaran-lembaran buku sejarahku, tentang hidupku dan tentang orang-
orang di sekelilingku
Selapas kau pergi dengan dengan beribu rasa yang tak terlukiskan
Menyayat hati ini yang membuahkan suara rasa yang kusebut itu "benci"
Benci karna aku tak bersamamu lagi, benakku.
Tegasku dahulu, mengakhiri cerita itu
Membohongi rasa yang sudah mengakar untukmu
Dengan satu alasan yang tak dapat kujelaskan, aku pergi
Lembaran dalam dalam perjalanan kisahku
Memang akan terus ada
Jika aku bisa, ingin aku robek bagian tentangmu
Aku terlalu sakit....
Apakah kamu pernah tahu
Sesakit apa aku
Serapuh apa aku
Mencintaimu, melemahkanku, membodohkanku
Rasaku kini tak berbentuk
Aku tak ketahui, bagaimana aku.
Membenci? ataukah sayang itu tetap ada ?
Angin mengapa kau berhembus padaku?
Membawa lagi cerita tentangnya
Tahukah kau aku rapuh...........mengingatnya
Bulir air mata ini menjadi saksinya
Aku benci bagian ini.
'Hey kamu yang disana
Pernahkah dalam renunganmu
Pernahkah dalam sedihmu
Pernahkah bahkan pernahkah dalam bahagiamu, mengenangku?
Oh tidak, bukan mengenang namun mengingat sekilas tentangku dalam benakmu?
Itu cukup.
Angin menyampaikan padaku tentangmu dan tentang hidupku kini
Tak banyak kata yang kan terucap dari bibir mungul ini
Ternyata kamu bahagia,
Aku masih melukis, dan akan terus melukis
Dilembaran-lembaran buku sejarahku, tentang hidupku dan tentang orang-
orang di sekelilingku
Selapas kau pergi dengan dengan beribu rasa yang tak terlukiskan
Menyayat hati ini yang membuahkan suara rasa yang kusebut itu "benci"
Benci karna aku tak bersamamu lagi, benakku.
Tegasku dahulu, mengakhiri cerita itu
Membohongi rasa yang sudah mengakar untukmu
Dengan satu alasan yang tak dapat kujelaskan, aku pergi
Lembaran dalam dalam perjalanan kisahku
Memang akan terus ada
Jika aku bisa, ingin aku robek bagian tentangmu
Aku terlalu sakit....
Apakah kamu pernah tahu
Sesakit apa aku
Serapuh apa aku
Mencintaimu, melemahkanku, membodohkanku
Rasaku kini tak berbentuk
Aku tak ketahui, bagaimana aku.
Membenci? ataukah sayang itu tetap ada ?
Angin mengapa kau berhembus padaku?
Membawa lagi cerita tentangnya
Tahukah kau aku rapuh...........mengingatnya
Bulir air mata ini menjadi saksinya
Aku benci bagian ini.
'Hey kamu yang disana
Pernahkah dalam renunganmu
Pernahkah dalam sedihmu
Pernahkah bahkan pernahkah dalam bahagiamu, mengenangku?
Oh tidak, bukan mengenang namun mengingat sekilas tentangku dalam benakmu?
Itu cukup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar